Seoul South Korea 11-15 Sept 2018 Part 2: Mengurus Visa Korea (2018)

Halo lagiii! 👋

Belom bosen kan baca pengalaman travelingku?

Yah, daripada pusing mikirin COVID-19 lebih baik kita tetap ikuti anjuran pemerintah untuk tetap jaga physical distancing, stay at home, jaga kebersihan, banyak berdoa, dan juga mikirin soal liburan aja supaya tetap fresh. Siapa tau kalian juga bisa ancang-ancang buat nyiapin liburan setelah pandemi ini berakhir. 

Sebelumnya mohon maaf nih karena blognya lumayan lama update-nya. Maklum kerjaan lagi lumayan numpuk...

Nah, untuk yang kali ini aku mau share soal VISA.

Jujur ini baru pertama kali aku ke negara yang membutuhkan visa. Ternyata ngurus visa gak semudah kelihatannya. Awalnya kupikir karena orang lain bisa, aku juga pasti bisa. Well, mungkin sewaktu aku kerja, urus visa mudah karena ada surat keterangan dari kantor yang menyatakan kalau kita benar-benar bekerja dan pasti akan kembali ke negara asal. Tapi, gimana kalo orangnya usaha kecil-kecilan kayak online shop atau usaha yang gak punya pembukuan? Gimana kalo kamu adalah pekerja lepas atau kerennya freelancer?

Nah, dalam blog kali ini aku akan share apa aja yang dibutuhkan dalam mempersiapkan visa. Karena waktu pertama kemarin aku menggunakan bantuan dari Gapura Wisata, aku akan share sesuai dengan guidance-nya dia yaa. Tapi, ini pasti juga bisa membantu buat jadi patokan kalian yang mau urus sendiri kok. 😘

Syarat Pembuatan Visa Korea Selatan (2018) - Liburan

Untuk pengajuan visa Korea Selatan, kita perlu mempersiapkan banyak dokumen yang valid dan teliti. Yang terpenting dokumennya bener-bener bisa nunjukkin kalau kita punya pekerjaan atau paling enggak menjamin kalo kita gak akan menetap secara ilegal di sana. 




Disini aku mau jelasin singkat satu persatu buat poin yang sekiranya membingungkan ya.

POIN 1-2 Paspor
Seperti umumnya ya, setiap keluar negeri yang namanya paspor itu adalah identitas diri kita kayak pengganti KTP kita di Indo. Jadi penting banget! 

POIN 3 Surat Sponsor
Surat sponsor yang dimaksud itu bisa macem-macem ya. Kalo kamu kerja di perusahaan, surat sponsor itu surat dari HRD. Cara mintanya gampang kok, tinggal pergi ke bagian HRD dan jelasin aja kalo kamu emang mau pergi ke Korea. Yang pasti kalian harus pastikan data yang kalian sampaikan ke HRD dan yang dituliskan di keterangan surat sponsornya sesuai. HRD biasanya udah tau sih kayak apa surat yang harus kalian buat tapi ada baiknya kalo di double check lagi supaya gak bola-nalik minta. Hehehe...

Nah, beda halnya dengan surat sponsor kalo kalian freelancer atau punya usaha. Kalo kalian yang usaha dan ada SIUP nya, kalian tinggal lampirkan aja SIUP nya. Seandainya usaha kamu adalah online shop tanpa SIUP, tanpa pembukuan (laporan keuangan) atau kamu kerja sebagai freelancer, kamu bisa bikin surat pernyataan bermaterai yang menjelaskan pekerjaan kamu. 

Contoh surat pernyataan pekerjaan

Contoh surat keterangan pekerjaan dari perusahaan non badan alias toko

Ini surat pendukung yang dibuat papa mertua buat jaga-jaga aja


Sedikit tips buat yang punya olshop di marketplace, biasanya kalian pasti akan punya invoice penjualan kalian di marketplace. Lalu, dana dari marketplace pasti kalian tarik ke bank. Invoice itu bisa juga kalian lampirkan bersamaan dengan rekening koran 3 bulan yang menjadi syarat lain dalam pembuatan visa. 

Kalau kalian yang freelancer, biasanya kan ada bukti pembayaran resmi dari company tempat kalian kerja lepas. Bukti ini juga bisa kalian lampirkan bersama surat pernyataan kalian. Nantinya kedutaan pasti akan cocokan bukti itu sama rekening yang kalian lampirkan. 

POIN 4 SIUP
SIUP itu adalah Surat Izin Usaha Perdagangan. Kalau misalnya kalian punya usaha sendiri, meskipun kecil-kecilan tanpa pembukuan tapi kalian punya SIUP, ini bisa jadi dokumen penguat surat pernyataan yang dibuat di poin 3. Tapi, pastikan NPWP yang ada di SIUP itu atas nama kamu yaa. Kalau SIUP itu atas nama kamu juga, kamu bisa memberikan surat sponsor untuk pasangan yang sah secara hukum (a.k.a sudah menikah)

POIN 5 Bukti Keuangan 3 Bulan 
Bukti keuangan atau rekening koran ini bisa kalian minta ke bank masing-masing. Biasanya bank akan pungut biaya tapi berbeda-beda tiap bank sesuai dengan peraturannya. Kalo kamu pake e-banking BCA, kamu bisa print laporan keuanganmu selama 3 bulan terakhir. Kalo kamu pake rekening bank lain yang sudah menggunakan e-statement atau laporan bulanan tanpa harus print buku, kamu tinggal print e-statement mu 3 bulan terakhir terhitung dari hari pengajuan visa. Yang pasti kamu gak boleh melampirkan fotokopi buku tabungan karena transaksinya kurang jelas. 

Yang paling sering ditanyakan adalah "berapa sih dana yang harus ada di tabungan biar visanya approve?" Percayalah guys, ini sebenarnya tidak menjamin soalnya dari pengalaman aku kemarin, danaku yang hanya 30an dan suami yang 60an malah punya aku approve dan suami ditolak. Basically hanya karena aku kerja dan ada surat keterangan kantor yang menjamin aku akan balik ke Indo. Sebetulnya, rekening koran dibutuhkan hanya untuk memastikan kalau kalian punya uang untuk bertahan hidup selama kamu di sana supaya kalian ga kesulitan keuangan disana sehingga ga bisa balik Indo dan menetap disana. Well, mungkin kita pikir ga mungkin melakukan itu. Tapi buktinya ada yang melakukan itu makanya pemerintah Korea bikin peraturan ini. 😅

Nah, amannya gimana? Misalnya kalian berencana liburan selama 10 hari di Korea. Anggap aja biaya hidupnya adalah IDR 1.5jt. Kalikan akan IDR 1.5jt dengan 10 hari. Artinya kalian harus punya dana MINIMAL IDR 15jt di rekening. Tentunya ini untuk perorangnya yaa dan kalo ada lebih ya pasti lebih baik. Tapi bukan berarti di rekening kamu stagnan ya. Mereka akan prefer kamu pake rekening yang ada transaksi rutin supaya gak keliatan seperti rekening yang nonaktif. 

Kalopun kamu masukkin dana dari tabungan lain atau minjem dana dari orang tua untuk nambahin rekening koran kamu (aku juga gini soalnya kemaren HAHAHA), plis jangan masukkin dananya secara mendadak! it's a big mistake karena mereka akan tau kalo itu pinjeman. Cheat nya adalah perhitungkan waktu dengan baik! Hitung kamu akan urus visa. Lalu tarik mundur 3 bulan. Masukkin dananya sebelum kamu harus cetak bukti keuangan kamu. Se-simple itu saudara-saudara 😎

POIN 6 KK, Akte Lahir, Akte Nikah, KTP, Surat Ganti Nama (jika ada)
Untuk yang ini adalah dokumen standar yang dibutuhkan setiap waktu. Kalau untuk surat ganti nama itu harus yang sah ya. Proses ganti nama itu kan biasanya melalui pengadilan (penambahan nama belakang ayah atau nama suami setelah menikah) dan kemudian nama itu akan muncul di identitas KTP. Tapi akte lahir kamu kan gak berubah, makanya surat ganti nama yang sah dari pengadilan itu harus kamu lampirkan

POIN 7 Surat Keterangan Sekolah dan Kartu Pelajar
Buat kamu yang masih pelajar atau mahasiswa, kamu akan membutuhkan surat keterangan dari sekolah atau kampusmu yang menjelaskan status kamu di sekolah. Dalam surat itu juga harus ada data lengkap sekolahmu. Jangan lupa lupa lampirkan fotokopi kartu pelajar kamu.

POIN 8 - 9 Formulir dan Foto 
Formulir pengajuan visa dibutuhkan untuk masing-masing orang yang akan melakukan perjalanan. Semua data harus diisi sejelas-jelasnya dengan lengkap. Untuk semua usia, bagian pendidikan terakhir harus tetap diisi. Untuk foto, akan lebih baik kalau kamu pergi ke studio pas foto dan membuat fotomu disana. jangan lupa untuk kasih tau negara tujuan kamu karena beda negara, beda ukuran fotonya. Biasanya, tempat pembuatan pas foto sudah mengetahui ukuran dan peraturan pas foto sesuai dengan negara tujuan.

SKIP POIN 10

POIN 11 - 12 Print out Tiket PP dan Hotel
Print out tiket dan hotel perlu untuk menunjukkan kalau kamu akan benar-benar pulang setelah liburan selesai. Hahaha klise ya, tapi emang gitu... kalau untuk hotel, aku pernah baca-baca katanya sih ga setiap saat diminta. Tapi lagi-lagi, sedia payung sebelum hujan. Mending kita siapin aja soalnya ini juga bisa jadi pertimbangan kedutaan untuk approve visa kamu secara kepergian kamu meyakinkan. Bahkan, kadang diminta share itinerary juga kalau dirasa dokumen lainnya belum cukup. 

POIN 13 - 14 Referensi bank dan SPT Tahunan
Surat referensi bank lebih baik kamu minta dari bank yang sama dengan bank yang mengeluarkan laporan keuangan 3 bulan kamu (poin 5). Untuk formatnya, biasanya bank-bank udah punya masing-masing. Beberapa bank ada yang mengenakan biaya dan pembuatannya 1-2 hari tergantung autorisasi dari petinggi di cabang bank tempat kamu minta surat itu. Kalau SPT, buat kamu yang kerja kamu bisa pakai SPT terakhir yang diberikan kantor. Kalau kamu usaha sendiri, kamu bisa pake SPT perusahaan. 


Syarat Pembuatan Visa Korea Selatan (2020) - Liburan

Untuk poin yang ini aku akan bahas secara singkat aja ya untuk yang tambahan aja. Soalnya akupun baru akan urus ini nanti di bulan September 2020. Nanti akan kuupdate lagi setelah aku dapat visaku yaa


So far, untuk persyaratan dokumen pengajuan visanya sih sama aja. Hanya ada sedikit update yang diberikan sama KVAC atau Korea Visa Application Center sehubungan dengan syarat tentang bukti keuangan yang bisa digunakan untuk apply visa (POIN 5 di atas) 



ini surat keluaran KVAC terkait update permohonan visa


Setelah baca semuanya, jadi lebih jelas dan mudah kan mau pergi ke korea? Kalau kalian siapkan semuanya dengan baik, aku yakin pasti visanya approved kok. 👌

Nah, selanjutnya, aku akan share perjalananku dan mungkin beberapa insight yang bisa kalian ikutin. Yang pasti, kalau ada pertanyaan silahkan ditulis di kolom komentar, ya! Malu bertanya kan sesat di jalan. Akupun akan bantu setau aku sesuai dengan pengalaman perjalananku.

Pantengin terus ya! See you soon 🙆

Comments

Popular posts from this blog

Seoul South Korea 11-15 Sept 2018 Part 1: Seninya Mempersiapkan Semuanya SENDIRI!

Kembali ke Dunia Blog